<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CJDW.NET &#187; tsunami</title>
	<atom:link href="http://www.cjdw.net/tag/tsunami/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.cjdw.net</link>
	<description>Jurnal Informasi Online</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Oct 2011 10:16:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Mengapa Gempa Bumi Dan Tsunami Bisa Terjadi?</title>
		<link>http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm</link>
		<comments>http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Mar 2011 05:53:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cjdw.net/?p=869</guid>
		<description><![CDATA[Tentu kita masih ingat bencana hebat yang melanda Jepang baru-baru ini. Jepang dilanda gempa dahsyat berkekuatan 8,9 skala Richter (SR) yang diikuti tsunami setinggi 10 meter. Banyak korban jiwa berjatuhan dan kerusakan parah terjadi yang diakibatkannya. Hal ini menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan gempa dan tsunami tersebut. Gempa  ini merupakan gempa terparah yang pernah terjadi di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tentu  kita masih ingat <a title="gempa dan tsunami Jepang" href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm" target="_blank">bencana hebat yang melanda Jepang</a> baru-baru ini. Jepang  dilanda gempa dahsyat berkekuatan 8,9 skala Richter (SR) yang  diikuti tsunami setinggi 10 meter. Banyak korban jiwa berjatuhan dan  kerusakan parah terjadi yang diakibatkannya. Hal ini  menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan gempa dan tsunami tersebut. Gempa  ini merupakan gempa terparah yang pernah terjadi di Jepang.</p>
<p><a title="negeri di lingkaran api pasifik" href="http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm" target="_blank">Seperti halnya Indonesia</a>, Jepang terletak di lingkaran Api Pasifik. Lingkaran  Api Pasifik adalah wilayah yang paling sering dilanda bencana gunung berapi dan  gempa bumi.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.cjdw.net/wp-content/uploads/2011/03/tsunami_thrust_earthquake.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-871" title="tsunami_thrust_earthquake" src="http://www.cjdw.net/wp-content/uploads/2011/03/tsunami_thrust_earthquake-300x274.jpg" alt="" width="300" height="274" /></a>Gempa bumi terjadi karena ada pelepasan energi dari  tekanan pergerakan lempeng bumi. Pergerakan lempeng tersebut akan menimbulkan getaran yang disebut gelombang seismik.</p>
<p>Bagaimana lempeng  bumi ini dapat bergerak?</p>
<p>Di bawah lapisan teratas bumi, yang disebut litosfer,  terdapat batuan yang jauh lebih panas, disebut mantel. Litosfer ini  merupakan batuan yang umumnya dingin dan pada kondisi yang padat dan  kaku. Sedangkan mantel memiliki energi panas, lapisan ini tidak  kaku dan mengalirkan panas secara konveksi. Pada akhirnya, lempeng pun ikut  bergerak satu sama lain.</p>
<p>Dilihat dari peristiwa yang ditimbulkannya, gempa bumi  dibedakan dalam 3 macam, yaitu :<strong></strong></p>
<p><strong>1. Gempa tektonik.</strong></p>
<p>Gempa yang terjadi karena adanya  aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng tektonik secara mendadak. Kekuatan  dari pergeseran lempeng tektonik beragam, dari yang sangat kecil hingga  yang sangat besar.</p>
<p>Gempa tektonik adalah gempa yang paling  membahayakan. Apabila kekuatan getaran yang dihasilkan sangat kuat,  dapat menimbulkan banyak kerusakan.</p>
<p>2. <strong>Gempa vulkanik</strong></p>
<p>Gempa bumi yang diakibatkan oleh adanya aktivitas magma. Gempa ini  biasanya terjadi sebelum gunung api meletus. Bila tingkat  keaktifan gunung api yang akan meletus tersebut tinggi, maka semakin  banyak ledakan yang ditimbulkan. Bersamaan dengan ledakan itulah gempa  bumi vulkanik ini terasa.</p>
<p>Gempa ini hanya dapat dirasakan  di wilayah sekitar gunung yang akan meletus. Sehingga mereka yang tinggal  di daerah yang jauh dari gunung tidak dapat merasakan gempa vulkanik  ini.</p>
<p>3. <strong> Gempa runtuhan</strong></p>
<p>Gempa yang terjadi akibat runtuhnya atap goa yang terdapat di dalam  litosfer. Contohnya, goa kapur atau terowongan tambang. Sama  seperti gempa vulkanik, gempa runtuhan hanya terasa di sekitar tempat  runtuhan terjadi.</p>
<p>Lalu, Apakah semua gempa bumi pasti diikuti  dengan tsunami? Jawabnya adalam belum tentu.</p>
<p>Tsunami dapat terjadi bila gempa  berada di tengah laut dan dangkal (0-30 km), juga gempa bumi yang  berpola sesar naik atau sesar turun.</p>
<p>Salah satu contohnya adalah gempa yang terjadi di Aceh pada  26 Desember 2004 berkekuatan 8,5 SR yang terjadi di Samudra Hindia  dengan kedalaman 20 kilometer (km), dengan tinggi gelombang 10 meter.</p>
<p>Sedangkan  gempa di Jepang pada 11 Maret 2011 berkekuatan 8,9 SR, terjadi  pada kedalaman 10 km, dengan tinggi gelombang 10 m</p>
<p>SR atau Scala Richter adalah satuan kekuatan gempa bumi.  Semakin kecil SR-nya, semakin kecil pula kekuatan gempa tersebut. Gempa  bumi akan terasa kuat guncangannya apabila sumber gempa dekat dengan  permukaan.</p>
<p>Tsunami, berasal dari bahasa Jepang yaitu dari kata Tsu yang berarti  ’pelabuhan’, dan Nami yang  berarti ’gelombang’. Arti sebenarnya tsunami adalah ombak besar di  pelabuhan. Tsunami terjadi karena adanya perpindahan badan air yang  disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara tiba-tiba.</p>
<p>Perubahan  permukaan laut ini bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di  bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau  bisa jadi karena adanya hantaman meteor di laut.</p>
<p>Tsunami dapat  merambat ke segala arah. Selain itu, tenaga yang terkandung dalam  tsunami sangat kuat dan cepat. Bahkan di laut dalam, tsunami dapat  merambat dengan kecepatan 500-1.000 km per jam, sama dengan kecepatan  pesawat terbang!. Bisa dibayangkan betapa kuat dan hebatnya tsunami itu terjadi.</p>
<p>Tsunami banyak sekali menimbulkan dampak negatif. Tsunami bisa merusak apa saja  yang dilaluinya. Manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, bahkan bangunan kokoh  pun dapat luluh lantak apabila dihantamnya.</p>
<p>Berikut adalah tips untuk  melindungi diri ketika gempa terjadi :</p>
<ol>
<li>Jangan panik. Berlindunglah ditempat yang aman.</li>
<li>Jila sedang di dalam rumah, lindungi kepala menggunakan bantal agar  terlindung dari runtuhan bangunan.</li>
<li>Jika berada di sekolah,  berlarilah ke lantai satu jika gedung sekolahnya bertingkat.</li>
<li>Jangan berdiri di bawah rak buku atau pun benda-benda berkaca. Karena, bila benda tersebut jatuh akan terkena runtuhannya.</li>
<li>Berdirilah di tempat yang lapang. Jauhilah pohon, tiang listrik, papan  reklame, atau pun bangunan bertingkat.</li>
</ol>
<p>Demikian penjelasan dan uraian singkat tentang bagaimana terjadinya gempa dan tsunami berikut tipsnya untuk melindungi diri jika bencana tersebut terjadi. Semoga bermanfaat.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm" title="gempa bumi dan tsunami">gempa bumi dan tsunami</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm" title="gempa bumi">gempa bumi</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm" title="gempa bumi tsunami">gempa bumi tsunami</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm" title="mengapa jepang sering dilanda gempa bumi dan tsunami">mengapa jepang sering dilanda gempa bumi dan tsunami</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm" title="mengapa gempa bumi dapat terjadi">mengapa gempa bumi dapat terjadi</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm" title="tsunami">tsunami</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm" title="mengapa bisa terjadi gempa bumi">mengapa bisa terjadi gempa bumi</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm" title="bagaimana gempa bumi bisa terjadi">bagaimana gempa bumi bisa terjadi</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm" title="tsunami dan gempa bumi">tsunami dan gempa bumi</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm" title="mengapa tsunami bisa terjadi">mengapa tsunami bisa terjadi</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cjdw.net/teknologi/sains/mengapa-gempa-bumi-dan-tsunami-bisa-terjadi.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gempa Dan Tsunami Hantam Jepang</title>
		<link>http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm</link>
		<comments>http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Mar 2011 12:58:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[akibat gempa]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[gempa jepang]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cjdw.net/?p=802</guid>
		<description><![CDATA[Setelah Selandia Baru diguncang gempa beberapa waktu lalu, kali ini gempa bumi dengan kekuatan 8,9 SR menghantam Jepang. Akibat gempa yang berkuatan dahsyat ini menimbulkan bencana susulan berupa tsunami setinggi 6 meter di Pulau Honshu. Kerusakan sangat parah terlihat dilokasi yang diterjang gempa. Pantauan televisi menunjukkan mobil terayun-ayun air di sisi perahu yang tengah bersandar. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah <a href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/selandia-baru-diguncang-gempa.htm">Selandia Baru diguncang gempa</a> beberapa waktu lalu, kali ini gempa bumi dengan kekuatan 8,9 SR menghantam Jepang. Akibat gempa yang  berkuatan dahsyat ini menimbulkan bencana susulan berupa tsunami setinggi 6 meter  di Pulau Honshu. Kerusakan sangat parah terlihat dilokasi yang diterjang gempa.</p>
<p>Pantauan televisi menunjukkan mobil  terayun-ayun air di sisi perahu yang tengah bersandar. Lembaga  penyiaran, NHK memperlihatkan asap hitam mengepul dari  sebuah  bangunan di Odaiba, daerah pinggiran Tokyo. Kegiatan kereta  cepat  diseluruh utara Jepang itu dihentikan.</p>
<p>Badan  meteorologi Jepang mengingatkan bahwa tsunami setinggi 6 Meter bisa  juga menerjang pantai dekat prefektur Miyagi, daerah terdekat dengan pusat gempa. Badan  itu mengatakan gempa terjadi pukul 14:46 pada (13:46 waktu Singapura)  Jumat, 11 Maret 2011 di kedalaman 10 km, sekira 125 km lepas pantai timur Jepang.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.cjdw.net/wp-content/uploads/2011/03/tsunami-jepang.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-803" title="Frame grab of boats washed ashore following a tsunami in Hachinohe" src="http://www.cjdw.net/wp-content/uploads/2011/03/tsunami-jepang-300x165.jpg" alt="" width="300" height="165" /></a></p>
<p>Kerusakan yang ditimbulkan oleh tsunami tersebut menyebabkan banyak bangunan hancur. Namun belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat tsunami tersebut.</p>
<p>Dampak gempa bumi tersebut bukan hanya dialami Jepang, namun negara lain di sekitar Asia.  Salah satunya Indonesia</p>
<p>The  Pacific Tsunami Warning Center di Hawaii seperti dilansir Reuters,  Jumat (11/3/2011), Salah satu negara yang diminta ekstra  waspada adalah Indonesia. Kemungkinan gelombang besar akibat gempa bumi di Jepang bisa  terjadi di Tanah Air.</p>
<p>Selain Indonesia, The Pacific Tsunami  Warning Center juga melansir beberapa negara lain juga diminta  meningkatkan kewaspadaan. Negara dimaksud adalah Rusia, Marcus Island,  dan Marianas Utara. Kemudian Guam, Taiwan, Filipina, dan negara bagian  Amerika Serikat (AS).</p>
<p>Sebelumnya Jepang juga diguncang gempa dengan kekuatan 7,9 SR. Namun tidak menyebabkan gelombang tsunami.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm" title="tsunami jepang">tsunami jepang</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm" title="dampak dari tsunami dan gempa bumi di jepang 11 maret 2011 bagi negara-negara lain di dunia">dampak dari tsunami dan gempa bumi di jepang 11 maret 2011 bagi negara-negara lain di dunia</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm" title="korban tsunami jepang">korban tsunami jepang</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm" title="gempa jepang maret 2011">gempa jepang maret 2011</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm" title="tsunami di jepang">tsunami di jepang</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm" title="gempa dan tsunami di jepang">gempa dan tsunami di jepang</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm" title="tsunami jepang 2011">tsunami jepang 2011</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm" title="jepang tsunami">jepang tsunami</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm" title="gempa dan tsunami jepang">gempa dan tsunami jepang</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm" title="pusat gempa tsunami di jepang">pusat gempa tsunami di jepang</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cjdw.net/berita/internasional/gempa-dan-tsunami-hantam-jepang.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Krakatau Meletus Lagi</title>
		<link>http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm</link>
		<comments>http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2010 05:22:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[gunung berapi]]></category>
		<category><![CDATA[krakatau]]></category>
		<category><![CDATA[letusan krakatau]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cjdw.net/?p=561</guid>
		<description><![CDATA[Cahaya oranye terang menyeburkan lava ke udara, asap hitam bercampur dengan awan di malam yang suram terberkas suatu cahaya merah terang. Menjulang 1.200 kaki di atas keheningan tropis  Selat Sunda di Indonesia, salah satu gunung berapi yang paling mengerikan di dunia yang pernah dikenal telah mulai bangkit lagi. Hampir 128 tahun hingga hari ini sejak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cahaya oranye terang menyeburkan lava ke udara, asap hitam bercampur dengan awan di malam yang suram terberkas suatu cahaya merah terang.</p>
<p>Menjulang 1.200 kaki di atas keheningan tropis  Selat Sunda di Indonesia, salah satu gunung berapi yang paling mengerikan di dunia yang pernah dikenal telah mulai bangkit lagi.</p>
<p>Hampir 128 tahun hingga hari ini sejak Krakatau pertama menunjukkan tanda-tanda letusan,  gambar-gambar yang menakjubkan yang dirilis membuktikan bahwa sisa-sisa dari gunung ini sekali-sekali bergejolak, mendidih dan meluap atas.</p>
<p>Dengan kekuatan ledakan 13.000 kali kekuatan ledakan bom atom Hiroshima, letusan Krakatau 1883 menewaskan lebih dari 36.000 orang dan mengakibatkan cuaca dan suhu global berubah secara radikal selama bertahun-tahun sesudahnya.</p>
<p>Letusan itu begitu dashyat dan mengerikan. Tidak ada gunung berapi aktif di zaman modern dapat menyainginya, bahkan tidak pula letusan Gunung St Helens yang spektakuler di Amerika Serikat pada 1980.  Sekarang, hampir satu abad setengah sesudahnya, akankah kita mengalami kengerian Krakatau sekali lagi?</p>
<p>&#8216;Prediksi aktifitas Vulkanik semakin meningkat, &#8220;kata Profesor Jon Davidson, ketua Earth Science di Durham University dan volcanologist yang telah mempelajari Krakatau secara langsung . Kita tidak akan pernah mampu sepenuhnya memprediksi letusan besar dan tidak biasa, karena Gunung itu memang tidak biasa.</p>
<p>Namun tidak ada sedikitpun keraguan bahwa jika Krakatau meletus kembali dengan kekuatan dan kengerian seperti itu, dampaknya akan jauh lebih menghancurkan daripada yang dialami pada abad ke-19.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-562" title="krakatau_2" src="http://www.cjdw.net/wp-content/uploads/2010/10/krakatau_2-300x175.jpg" alt="krakatau_2" width="300" height="175" /><br />
Catatan resmi menunjukkan waktu yang letusan 1883, bersama dengan tsunami besar yang dihasilkannya, menghancurkan 165 desa dan kota, dan 132 lainnya rusak berat serta menewaskan 36.417 orang sekaligus.</p>
<p>Hampir 150 tahun kemudian, daerah dimana Krakatau terletak yaitu antara pulau Jawa dan Sumatra di kepulauan Indonesia lebih padat penduduknya, dengan para petani tertarik untuk hidup diatas tanah vulkanik yang subur dan kaya tersebut. Hal ini tidak dapat terbayangkan bahwa ratusan ribu orang akan tewas jika Gunung itu meletus kembali.</p>
<p>Krakatau memiliki pengaruh luar biasa pada planet ini. Rata-rata suhu global setelah letusan turun 1,2 derajat Celcius  sebagai akibat dari sejumlah besar belerang dioksida dipompa ke atmosfer sehingga mengakibatkan awan yang memantulkan kembali sejumlah besar cahaya yang masuk dari matahari.</p>
<p>Seorang ilmuwan, astronom dan ahli gunung berapi, Fulle yang memotret komet dan gunung berapi selama bertahun-tahun. Setelah berbulan-bulan menghabiskan waktunya membangun gambar portofolionya yang ditempatkan untuk menangkap kemarahan dan teror dari raksasa ini.</p>
<p>Ledakan gunung berapi ini akan mengulangi kedahsyatannya seperti pada tahun 1883 . Begitu menurut pendapatnya. Krakatau baru akan menjadi sangat berbahaya lagi jika mencapai ukuran seperti pada tahun 1883. Pada saat itu tingginya dua kali lebih dari tinggi sekarang.</p>
<p>Meskipun optimisme ini, tidak ada jaminan bahwa letusan lain tidak akan terjadi lebih cepat. Saat itu pagi hari tanggal 20 Mei 1883, ketika sebuah kapal Jerman, Elizabeth, melaporkan melihat gumpalan abu dan asap vulkanik naik tujuh mil di atas pulau Krakatau.</p>
<p>Sudah dua abad setelah terjadi letusan yang hepat. Selama bulan-bulan berikutnya asap, suara dan hembusan abu terus berlanjut semakin jauh sehingga  mendorong penduduk setempat untuk mengevakuasi daerah tersebut.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-563" title="krakatau" src="http://www.cjdw.net/wp-content/uploads/2010/10/krakatau-300x192.jpg" alt="krakatau" width="300" height="192" /><br />
Itu semua berubah hanya setelah tengah hari pada tanggal 26 Agustus, ketika  serangkaian ledakan besar pertama melemparkan puing-puing sejauh 22 mil ke udara. Kemudian pada pukul 05:30 hari berikutnya, empat letusan besar menenggelamkan dua pertiga dari pulau ke laut.</p>
<p>Campuran magma dan air laut yang membuat letusan menjadi ledakan. Udara memberikan ruang magma dan menghasilkan letusan dahsyat yang menjadikan pulau dan daratan disekitarnya menjadi hancur.</p>
<p>Lima kilometer kubik batu apung, abu dan batuan dimuntahkan keluar, sedangkan mega letusannya sangat keras bahkan terdengar lebih dari 1.900 mil jauhnya di Perth di Australia Barat, dan lebih dari 4.500 mil jauhnya di Sri Lanka.</p>
<p>Awalnya tinggi krakatau 2.667 kaki, setelahnya Krakatau runtuh menjadi 820 kaki di bawah permukaan laut. Sekitar 4.500 orang tewas dan sejumlah desa-desa hancur, tetapi jauh lebih dahsyat adalah tsunami dengan tinggi 130 kaki yang menyusul sesudahnya.</p>
<p>Di Jawa, gelombang menyebar dengan cepat ke pedalaman. Lima mil dari pantai dekat kota Merak, satu korban menggambarkan saat gelombang menghantam pada hari Senin pagi. &#8220;Kami melihat benda hitam besar datang ke arah kami,&#8221; katanya. &#8220;Itu sangat tinggi, dan kami segera melihat bahwa itu adalah air. Pepohonan dan rumah-rumah hanyut. Semua orang terburu-buru untuk mendaki disatu tempat tertentu yang lebih tinggi. Hal ini menyebabkan kelompok besar, dan satu demi satu mereka disapu ke bawah dan terbawa oleh air dengan cepat. &#8221;</p>
<p>Lebih dari 90 persen dari korban Krakatau tewas dalam tsunami. Pada tahun-tahun setelah letusan, daerah sekitar Krakatau tenang. Namun, pada tahun 1927, uap dan batu terlihat menggelegak jauh di air, dan segera Anak Krakatau mulai muncul dan naik di atas laut.</p>
<p>Pada bulan November 2007, gunung berapi itu mulai meletus lagi, tetapi masyarakat mengira mereka telah lolos dari potensi bencana lain ketika semuanya berjalan tenang tahun lalu.</p>
<p>Namun beberapa waktu terakhir, Anak Krakatau mulai bergemuruh lagi. Letusan-letusannya telah menjadi begitu insentif dengan mengeluarkan debu vulkanik serta pijaran lava diatas puncaknya.</p>
<p>Beberapa ahli, seperti Profesor Davidson, yang skeptis bahwa letusan besar akan segera terjadi lagi. &#8220;Magma yang dihasilkan tidak cukup&#8221;, katanya. Daripada membuat berbagai prediksi mengenai hal tersebut, itu adalah tanggung jawab para ilmuwan untuk melakukan apa yang mereka bisa untuk meminimalkan risiko bagi orang-orang yang hidup dekat gunung tersebut apabila bencana letusan terjadi. Itu adalah suatu hal yang lebih baik. &#8221;</p>
<p>Masyarakat di Selat Sunda hanya bisa berharap dan berdoa bahwa, kali ini, prediksi para ilmuwan benar.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm" title="krakatau meletus">krakatau meletus</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm" title="krakatau terkini">krakatau terkini</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm" title="krakatau meletus 1883">krakatau meletus 1883</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm" title="letusan krakatau tahun 1883">letusan krakatau tahun 1883</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm" title="Kapan krakatau meletus lagi">Kapan krakatau meletus lagi</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm" title="anak krakatau mulai meletus">anak krakatau mulai meletus</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm" title="gunung krakatau meletus lagi">gunung krakatau meletus lagi</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm" title="krakatau 1883">krakatau 1883</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm" title="jika krakatau meletus">jika krakatau meletus</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm" title="letusan krakatau 1883">letusan krakatau 1883</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cjdw.net/ragam/jika-krakatau-meletus-lagi.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Indonesia Rawan Bencana?</title>
		<link>http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm</link>
		<comments>http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Oct 2010 13:56:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[cincin api pasifik]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[gunung berapi]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cjdw.net/?p=557</guid>
		<description><![CDATA[Secara histografi, Indonesia merupakan wilayah langganan gempa bumi dan tsunami. Pasca meletusnya Gunung Krakatau yang menimbulkan tsunami besar di tahun 1883, setidaknya telah terjadi 17 bencana tsunami besar di Indonesia selama hampir satu abad (1900-1996). Bencana gempa dan tsunami besar yang terakhir terjadi pada akhir 2004 di Aceh dan sebagian Sumatera Utara. Lebih dari 150.000 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Secara histografi, Indonesia merupakan wilayah langganan gempa bumi dan tsunami. Pasca meletusnya Gunung Krakatau yang menimbulkan tsunami besar di tahun 1883, setidaknya telah terjadi 17 bencana tsunami besar di Indonesia selama hampir satu abad (1900-1996).</p>
<p>Bencana gempa dan tsunami besar yang terakhir terjadi pada akhir 2004 di Aceh dan sebagian Sumatera Utara. Lebih dari 150.000 orang meninggal dunia.Tapi gempa bumi terjadi hampir di setiap tahun di Indonesia. Setelah gempa Aceh diakhir 2004, pada 2005 Pulau Nias dan sekitarnya juga dilanda gempa. Sekitar1000 orang menjadi korban. Akhir Mei 2006 , giliran Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah diporak porandakan gempa bumi. Korban meningggal mencapai 5.000 orang lebih.</p>
<p>Berbagai daerah di Indonesia merupakan titik rawan bencana, terutama bencana gempa bumi, tsunami, banjir,dan letusan gunung berapi. Wilayah Indonesia dikepung oleh lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. Sewaktu-waktu lempeng ini akan bergeser patah (diakibatkan pergerakan lava di perut bumi) menimbulkan gempa bumi. Selanjutnya jika terjadi tumbukan antar lempeng tektonik dapat menghasilkan tsunami, seperti yang terjadi di Aceh dan Sumatera Utara.</p>
<p>Catatan dari Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukan bahwa ada 28 wilayah diIndonesia yang dinyatakan rawan gempa dan tsunami. Di antaranya NAD, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jateng dan DIY bagian Selatan, Jatim bagian Selatan, Bali, NTB dan NTT. Kemudian Sulut, Sulteng,Sulsel, Maluku Utara, Maluku Selatan, Biak, Yapen dan Fak-Fak di Papua serta Balikpapan Kaltim.</p>
<p>Selain dikepung tiga lempeng tektonik dunia, Indonesia juga merupakanjalur The Pasicif Ring of Fire (Cincin Api Pasifik) yang terkenal,yang merupakan jalur rangkaian gunung api aktif di dunia. Cincin api Pasifik membentang diantara subduksi maupun pemisahan lempeng Pasifik dengan lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, lempeng Amerika Utara dan lempeng Nazca yang bertabrakan dengan lempeng Amerika Selatan. Ia membentang dari mulai pantai barat Amerika Selatan, berlanjut ke pantai barat Amerika Utara, melingkar ke Kanada, semenanjung Kamsatschka, Jepang, Indonesia, Selandia baru dan kepulauandi Pasifik Selatan. Indonesia memiliki gunung berapi dengan jumlah kurang lebih 240 buah, di mana hampir 70 di antaranya masih aktif.  Zone kegempaan dan gunung api aktif Circum Pasifik amat terkenal, karena setiap gempa hebat atau tsunami dahsyat di kawasan itu, dipastikan menelan korban jiwa manusia amat banyak.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-558" title="lingkaran api" src="http://www.cjdw.net/wp-content/uploads/2010/10/lingkaran-api-235x300.jpg" alt="lingkaran api" width="235" height="300" /></p>
<p>Untuk mengetahui kapan gempa bumi akan terjadi merupakan pekerjaan yang sulit. Hal ini dikarenakan gempa dapat terjadi secara tiba-tiba di manapun asalkan masih berada dalam zona kegempaan bumi. Maka dari itu yang masih mungkin dilakukan adalah melakukan sistem peringatan dini (early warning sytem) yang berfungsi sebagai “alarm” darurat jika sewaktu-waktu datang gempa secara tak terduga. Implementasi sistem ini bisa diterapkan dengan memasang rangkain seismograph yang tersambung dengan satelit. National Ocean and Atmospheric Administration (NOAA) USA misalnya, telah menggunakan sensor bernama DART (Deep Oceaan Assesment and Reporting) yang mampu mengukur perubahan gelombang laut akibat gempa bumi tektonik.</p>
<p>Alat-alat pendeteksi gempa langsung harus diletakkan pada daerah-daerah rawan gempa seperti Aceh, Nabire, Alor, Bengukulu, pantai selatan Jawa, dan sejumlah daerah rawan gempa lainnya. Alat-alat pendeteksi dipasang dan dipantau setiap hari oleh petugas teknis yang berada di daerah bersangkutan, yang lalu mengirimkannya ke pusat untuk diolah dan dianalisis lebih lanjut oleh parapakar yang memang ahli di bidangnya.</p>
<p>Dari berbagai sumber</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm" title="indonesia rawan bencana">indonesia rawan bencana</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm" title="mengapa indonesia rawan bencana">mengapa indonesia rawan bencana</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm" title="mengapa indonesia rawan gempa">mengapa indonesia rawan gempa</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm" title="kenapa indonesia rawan bencana">kenapa indonesia rawan bencana</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm" title="mengapa wilayah indonesia rawan gempa bumi">mengapa wilayah indonesia rawan gempa bumi</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm" title="indonesia rawan gempa">indonesia rawan gempa</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm" title="mengapa di indonesia rawan terjadi bencana gempa bumi">mengapa di indonesia rawan terjadi bencana gempa bumi</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm" title="mengapa indonesia rawan gempa bumi">mengapa indonesia rawan gempa bumi</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm" title="lingkaran api pasifik">lingkaran api pasifik</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm" title="penyebab indonesia rawan gempa">penyebab indonesia rawan gempa</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cjdw.net/ragam/mengapa-indonesia-rawan-bencana.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Akan Dilanda Gempa Hebat ???</title>
		<link>http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm</link>
		<comments>http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 13:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[gempa di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cjdw.net/?p=322</guid>
		<description><![CDATA[Sekelompok ilmuwan pakar gempa bumi yang dipimpin oleh John McCloskey melayangkan surat ke majalah Nature Geoscience Inggris yang di dalamnya memperingatkan bahwa kemungkinan akan terjadi gempa bumi dahsyat di laut lepas Sumatra dan kota Padang, yang akan menimbulkan gelombang tsunami, dengan kekuatan destruktif yang jauh lebih besar daripada gelombang tsunami besar yang terjadi di Asia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekelompok ilmuwan pakar gempa bumi yang dipimpin oleh John McCloskey  melayangkan surat ke majalah Nature Geoscience Inggris yang di dalamnya  memperingatkan bahwa kemungkinan akan terjadi gempa bumi dahsyat di laut  lepas Sumatra dan kota Padang, yang akan menimbulkan gelombang tsunami,  dengan kekuatan destruktif yang jauh lebih besar daripada gelombang  tsunami besar yang terjadi di Asia Selatan pada 2004 lalu.</p>
<p>Sementara para ilmuwan dari Universitas Texas juga memperingatkan  patahan lempengan kerak bumi di sekitar Haiti juga sedang membesar, dan  negara-negara yang berada di sepanjang garis patahan ini harus  mempersiapkan diri dalam menghadapi gempa yang berkekuatan lebih besar  lagi.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-323" title="gf3ljsbt" src="http://www.cjdw.net/wp-content/uploads/2010/06/gf3ljsbt-231x300.jpg" alt="gf3ljsbt" width="231" height="300" /><br />
Menurut BBC, Profesor McCloskey yang berasal dari Universitas Astor  Irlandia Utara telah memimpin sekelompok peneliti untuk melakukan riset  dan analisa sejak terjadinya tsunami di Samudra Hindia pada 2004 silam.  Tim ini pernah memperkirakan secara tepat gempa susulan yang terjadi di  Sumatra pada 2005.</p>
<p>Setelah gempa dahsyat Haiti, ia menuding masyarakat internasional yang  kurang tanggap akan tindakan pencegahan bencana gempa sebagai suatu  &#8220;aib&#8221;. Ia mengatakan, pemerintah seharusnya mengambil tindakan  pencegahan sebelum gempa terjadi, dan tak hanya baru memberikan  pertolongan setelah bencana terjadi.</p>
<p>Setiap negara pasti akan melakukan persiapan sebelum peperangan terjadi,  namun sangat sedikit negara yang memikirkan kaum miskin di negaranya  masing-masing saat bencana alam itu terjadi.</p>
<p><strong>Gempa di Atas 8,5 SR di lepas pantai Indonesia</strong></p>
<p>Para peneliti menunjukkan, penyebab ancaman gempa kali ini adalah karena  tekanan pada ceruk laut Palung Sunda yang terus menerus meningkat  tekanannya selama 200 tahun terakhir ini. Palung Sunda ini posisinya  sejajar dengan garis pantai barat pulau Sumatra, yang merupakan salah  satu barisan titik gempa terkenal di seluruh dunia.</p>
<p>Dalam surat tersebut ilmuwan tidak segan-segan menunjukkan bahwa  lempengan Mentawai Patch kini &#8220;telah mendekati ambang batas&#8221;, dan  menyatakan bahwa gempa tidak dapat dihindari lagi. Dan wilayah ini  dikenal dengan Kepulauan Mentawai di Indonesia.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-324" title="gpszifbr" src="http://www.cjdw.net/wp-content/uploads/2010/06/gpszifbr-300x226.jpg" alt="gpszifbr" width="300" height="226" /><br />
Umumnya para ilmuwan gempa tidak dapat memastikan kapan gempa akan  terjadi dan seberapa besar kekuatannya, namun kelompok ini mengumumkan,  &#8220;Di wilayah Mentawai ini kemungkinan akan terjadi gempa dahsyat  berkekuatan 8,5 skala Richter, dan akan menimbulkan tsunami besar&#8221;, yang  artinya tsunami besar yang melanda Asia Selatan pada 2004 silam akan  terulang kembali, bahkan mungkin akan lebih parah.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm" title="lempengan mentawai">lempengan mentawai</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm" title="indonesia akan gempa">indonesia akan gempa</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm" title="indonesia akan dilanda gempa hebat">indonesia akan dilanda gempa hebat</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm" title="negara-negara yang dilanda bencana alam">negara-negara yang dilanda bencana alam</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm" title="sunami ace">sunami ace</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm" title="sunami ace pada tahun 2004 yang sebelun terjadi dan sesuda terjadi">sunami ace pada tahun 2004 yang sebelun terjadi dan sesuda terjadi</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm" title="sunamiace">sunamiace</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm" title="tindakan saat gempa menurut profesor">tindakan saat gempa menurut profesor</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm" title="tsunami besar yang melanda Asia Selatan pada 2004">tsunami besar yang melanda Asia Selatan pada 2004</a></li><li><a href="http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm" title="indonesian akan gempa?">indonesian akan gempa?</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cjdw.net/ragam/indonesia-akan-dilanda-gempa-hebat.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

