<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CJDW.NET &#187; Internet</title>
	<atom:link href="http://www.cjdw.net/category/website/internet/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.cjdw.net</link>
	<description>Jurnal Informasi Online</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 12:52:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>&#8216;Kiamat Kecil&#8217; Internet Protocol Pada 2012?</title>
		<link>http://www.cjdw.net/website/internet/kiamat-kecil-internet-protocol-pada-2012.htm</link>
		<comments>http://www.cjdw.net/website/internet/kiamat-kecil-internet-protocol-pada-2012.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 15:08:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[alamat ip]]></category>
		<category><![CDATA[internet protocol]]></category>
		<category><![CDATA[ip address]]></category>
		<category><![CDATA[IPv4]]></category>
		<category><![CDATA[IPv6]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cjdw.net/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini tidak akan membahas tentang kiamat yang diramalkan akan terjadi pada tahun 2012 seperti judul di atas. Tulisan ini pun juga tidak akan membahas tentang film 2012 yang kontroversial tersebut. Namun tulisan ini akan mengetengahkan secara ilmiah &#8216;kiamat kecil&#8217; internet protocol (IP) yang akan terjadi pada tahun 2012 kecuali kita segera bertindak!!!
Seperti diketahui, saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini tidak akan membahas tentang kiamat yang diramalkan akan terjadi pada tahun 2012 seperti judul di atas. Tulisan ini pun juga tidak akan membahas tentang film 2012 yang kontroversial tersebut. Namun tulisan ini akan mengetengahkan secara ilmiah &#8216;kiamat kecil&#8217; internet protocol (IP) yang akan terjadi pada tahun 2012 kecuali kita segera bertindak!!!</p>
<p>Seperti diketahui, saat internet ini ada sampai saat anda menggunakannya untuk membaca tulisan ini, kita menggunakan IP versi 4 -atau lebih yang dikenal dengan IPv4, yang menggunakan data selebar 32 bit.</p>
<p>Dengan lebar data 32 bit itulah kemudian kita mengenal IP Address sebagai 4 buah angka dari angka 0 (nol) sampai 255 yang dipisahkan dengan titik (.). Dengan 32 bit ini, IPv4 dapat mengalamatkan paling banyak 2^32 (baca: dua pangkat tiga puluh dua) buah perangkat. Atau paling banyak sejumlah 4.294.967.296 buah perangkat aktir di internet. Perangkat di sini bisa berupa komputer, notebook, server, router, printer, HP atau apapun yang terkoneksi ke jaringan global TCP/IP.</p>
<p>Mengapa masih harus disebutkan “paling banyak”? Karena secara teknis ada IP-IP yang tidak dapat digunakan sebagai alamat IP di dalam jaringan TCP/IP. Juga ada IP-IP yang secara internasional sudah dinyatakan sebagai IP yang tidak dapat dilakukan routing di global Internet namun dapat digunakan sebagai sebuah IP lokal. Jadi jumlah perangkat yang dapat online di jaringan global Internet sebenarnya lebih kecil dari jumlah di atas.</p>
<p>Karena perkembangan internet yang booming akhir-akhir ini, Geoff Houston, salah seorang senior analysis di APNIC (Asia Pacific Network Information Center, http://www.apnic.net) mengatakan bahwa sisa alokasi IPv4 di IANA (Internet Assigned Numbers Authority, http://www.iana.org) diperkirakan akan habis pada tahun 2010 atau tahun depan!!! Kemudian IPv4 itu akan habis pada pada tahun 2011 untuk tingkat regional dan diperkirakan pada tahun 2012 akan habis pada tingkat nasional.</p>
<p>Padahal IPv4 itu habis, pengguna internet terus akan bertambah. Karena berdasarkan data di Internet Usage Statistics (http://www.internetworldstats.com/stats.htm) data terakhir menunjukkan hanya 25% dari populasi dunia yang terjangkau oleh internet. Artinya masih butuh sekitar 3 kali jumlah IP yang sudah digunakan saat ini agar seluruh populasi dunia terkoneksi dengan internet.</p>
<p><strong>Network Address Translation / NAT<br />
</strong><br />
NAT atau Network Address Translation adalah salah satu cara untuk menghindari kekurangan IPv4 ini. Bahkan saat ini pun, anda mungkin sedang menggunakan IP yang di-NAT. Coba lihat apakah IP yang anda gunakan 192.168.xxx.xx atau 10.xxx.xxx.xxx atau 172.16.xxx.xx sampai 172.31.xxx.xxx? Jika benar, maka anda pasti sedang menggunakan NAT untuk membaca opini ini.</p>
<p>Teknisnya, NAT ini menggandakan 1 IP Address menjadi maksimal 65.535 IP yang baru. Cukup ampuh digunakan untuk koneksi di sisi client, tapi tetap NAT tidak akan bisa menggantikan kebutuhan IPv4 yang live di Internet.</p>
<p>Selain itu, meski dapat digunakan untuk koneksi client, ada aspek-aspek security yang &#8217;sedikit&#8217; dikorbankan -karena pada dasarnya beberapa client itu di Internet terlihat sebagai sebuah client saja.</p>
<p><strong>IPv6</strong></p>
<p>Kesadaran akan habisnya IPv4 ini sudah semenjak lama disadari oleh para ahli. Mereka kemudian membuat sebuah konsep IP baru yang diberi nama IPv6.</p>
<p>Berbeda dengan IPv4 yang hanya memuat 32 bit, IPv6 memuat 4 kali IPv4 atau sebesar 128 bit. Atau bila diberupakan alamat IP, IPv6 dapat memuat sebesar 2 ^ 128 (dibaca: dua pangkat seratus dua puluh depalan) atau sama dengan 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456 buah IP Address!!!</p>
<p>Selain dari segi jumlah IP Address-nya, ada perbaikan-perbaikan yang ditanamkan langsung dalam konsep IPv6 yang tidak ada dalam IPv4. Contohnya dari segi security, pada IPv4 bisa dikatakan tidak ada security sama sekali maka di IPv6, IP-Sec dilakukan secara integral di dalamnya. Dari segi routing, IPv6 memiliki efesiensi routing yang sangat dibutuhkan untuk aplikasi mobile.</p>
<p><strong>Apakah Kompatible ?</strong></p>
<p>Sayangnya  IPv4 dan IPv6 adalah dua network yang terpisah satu dengan yang lainnya. Jadi kita harus benar-benar berpindah bila ingin menggunakan keuntungan-keuntungan dari IPv6.</p>
<p>Saat ini yang paling banyak berkembang adalah network IPv4. Tentu saja hal ini karena IPv4 adalah standar komunikasi TCP/IP saat ini dan sudah menyebar luas ke seluruh penjuru dunia. Namun pada saatnya nanti, network IPv4 akan berhenti berkembang karena habisnya IP Address seperti cerita di atas. Saat itulah, IPv6 akan berkembang pesat dan perkembangannya akan melebihi kecepatan penetrasi IPv4 sebelumnya.</p>
<p>Tapi bukan manusia kalau tidak banyak akal bukan??? Saat kita menggunakan salah satu konsep IP tersebut (IPv4 atau IP v6), kita bisa menjangkau server-server di konsep IP yang lain dengan menggunakan NAT.</p>
<p>Namun perlu diingat, namanya menggunakan translator tentu tidak semulus bila kita sendiri yang berhubungan secara langsung. Nah&#8230;. kalau memang sama-sama menggunakan translator-nya kenapa tidak langsung saja kita menggunakan IPv6 dalam jaringan kita??</p>
<p>Memang &#8216;kiamat&#8217; IPv4 ini masih cukup lama. Kita juga masih bisa &#8217;sedikit&#8217; mengakali &#8216;kiamat&#8217;-nya IPv4 dengan NAT untuk sementara waktu. Namun penggunaan IPv6 adalah keniscayaan!!! Suatu saat, semua perangkat di Internet akan menggunakan IPv6 sebagai dasar komunikasinya.</p>
<p>Tapi tidaklah berlebihan bila saya mengutip para ahli agama: “Kita harus bersiap-siap menjemput kiamat”. Meski mungkin “kiamat” bisa terjadi pada tahun 2012 atau mungkin lebih lama lagi, tapi tidak ada jaminan bahwa “kiamat” tidak akan terjadi lebih cepat. Semakin cepat penetrasi Internet dilakukan, akan semakit cepat “kiamat” IPv4 ini akan terjadi. Jadi&#8230;. bersiap-siaplah. Semoga bermanfaat.</p>
<p>Courtesy : <a href="http://www.suarasurabaya.net/opini/?id=f8b0146f88082ab1980fede7230930be200932" target="_blank">SuaraSurabaya.net</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cjdw.net/website/internet/kiamat-kecil-internet-protocol-pada-2012.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cepat Mendapat Pengikut Twitter Dengan TweeterGetter</title>
		<link>http://www.cjdw.net/website/internet/cepat-mendapat-pengikut-twitter-dengan-tweetergetter.htm</link>
		<comments>http://www.cjdw.net/website/internet/cepat-mendapat-pengikut-twitter-dengan-tweetergetter.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 07:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[twittergetter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cjdw.net/internet/cepat-mendapat-pengikut-twitter-dengan-tweetergetter.htm</guid>
		<description><![CDATA[

Twitter adalah salah satu layanan social network jenis microblogging yang cukup populer. Dengan menggunakan Twitter, kita bisa mengirimkan informasi singkat kepada kawan-kawan kita yang mengikuti akun Twitter kita. Tidak hanya berguna sebagai layanan pembangun komunitas, Twitter juga merupakan tool marketing yang efektif di era bisnis afiliasi sekarang ini. Bahkan algoritma SEO pun sudah merambah ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="post">
<div class="entry">
<p align="justify"><a href="http://twitter.com/andiq76" target="_blank">Twitter</a> adalah salah satu layanan social network jenis microblogging yang cukup populer. Dengan menggunakan Twitter, kita bisa mengirimkan informasi singkat kepada kawan-kawan kita yang mengikuti akun Twitter kita. Tidak hanya berguna sebagai layanan pembangun komunitas, Twitter juga merupakan tool marketing yang efektif di era bisnis afiliasi sekarang ini. Bahkan algoritma SEO pun sudah merambah ke layanan-layanan sejenis Twitter. So, tidak perlu dua kali untuk meyakinkan Anda vitalnya peran Twitter ini kan? Kalo masih ngeyel ya berarti Anda termasuk orang yang keras kepala, hehehe.</p>
<p align="justify">Ada banyak cara untuk mendapatkan banyak pengikut di Twitter. Tapi untuk kali ini saya akan memberikan tips untuk mendapatkan pengikut dengan cara yang mudah dan praktis. Asiknya, dengan cara ini, pengikut Anda akan terus bertambah dari waktu ke waktu, tanpa perlu Anda bersusah payah.</p>
<p align="justify">Caranya adalah dengan menggunakan layanan yang disebut dengan <a href="http://tweetergetter.com/andiq76" target="_blank">TweeterGetter</a>. Cukup masukkan username dan password akun Twitter Anda, klik tombol Tweet Now, dan secara otomatis pengikut Twitter Anda akan bertambah. Promosikan link referral yang Anda peroleh, makin banyak pula pengikut Twitter Anda. Sip kan?</p>
<p align="center"><a href="http://imagecows.net/show.php/8444_Clip13.jpg.html" target="_blank"><img src="http://imagecows.net/out.php/i8444_Clip13.jpg" alt="Free Image Hosting At ImageCows.Net" width="413" height="500" /></a></p>
<p>Selanjutnya apa setelah pengikut Twitter Anda berlimpah? Yah itu sih terserah masing-masing. Mau sekedar berbagi informasi, boleh. Menawarkan dagangan afiliasi, boleh. Mau pasang iklan di Twitter, juga boleh. Suka-suka Anda lah, So selamat ber-twitter ria <img class="wp-smiley" src="http://blog.cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" /></p>
<p>Courtesy : <a href="http://blog.cosaaranda.com/" target="_blank">cosaaranda.com</a></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cjdw.net/website/internet/cepat-mendapat-pengikut-twitter-dengan-tweetergetter.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekilas Perkembangan Internet Di Indonesia</title>
		<link>http://www.cjdw.net/website/internet/sekilas-perkembangan-internet-di-indonesia.htm</link>
		<comments>http://www.cjdw.net/website/internet/sekilas-perkembangan-internet-di-indonesia.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 14:41:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan internet]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.cjdw.net/internet/sekilas-perkembangan-internet-di-indonesia.htm</guid>
		<description><![CDATA[Pada abad ke 21, komputer menjadi suatu media yang sangat konvensional di dunia, terlebih dengan teknologi lain yang telah ditanamkan di dalamnya yaitu jaringan Internet. Jaringan Internet adalah jaringan komputer yang mampu menghubungkan komputer di seluruh dunia sehingga informasi, berbagai jenis dan dalam berbagai bentuk dapat dikomunikasikan antar 6 belahan dunia secara instan dan global [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Pada abad ke 21, komputer menjadi suatu media yang sangat konvensional di dunia, terlebih dengan teknologi lain yang telah ditanamkan di dalamnya yaitu jaringan Internet. Jaringan Internet adalah jaringan komputer yang mampu menghubungkan komputer di seluruh dunia sehingga informasi, berbagai jenis dan dalam berbagai bentuk dapat dikomunikasikan antar 6 belahan dunia secara instan dan global . Teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru, interaksi baru, market place baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tanpa batas.</p>
<p align="justify">Disadari betul bahwa perkembangan teknologi yang disebut internet, telah mengubah pola interaksi masyarakat, yaitu; interaksi bisnis, ekonomi, sosial, dan budaya. Internet telah memberikan kontribusi yang demikian besar bagi masyarakat, perusahaan / industri maupun pemerintah. Hadirnya Internet telah menunjang efektifitas dan efisiensi operasional perusahaan, terutama peranannya sebagai sarana komunikasi, publikasi, serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan.</p>
<p align="justify">Lalu bagaimana dengan bumi Nusantara alias Indonesia kita ini? bahkan krisis ekonomi ini tidak dapat menghalangi pengaruh dari Globalisasi teknologi dunia ini. Sebab dengan penerapan IT maka semakin besar peluang masyarakat untuk mengakses komputer dan jaringan Internet beserta kandungan informasi yang ada di dalamnya. Walaupun belum mampu melayani seluruh rakyat Indonesia, tetapi prosentasi masyarakat yang akan terlayani akan jauh lebih besar dari keadaan sekarang ini sebab di prediksikan oleh para ahli bahwa IT akan memiliki potensi yang besar di Indonesia.</p>
<p align="justify">Menurut data IDC (Internet Indo Data Centra Indonesia), ada sekitar 196 juta pengguna Internet di seluruh dunia sampai akhir tahun 1999, dan menjadi 502 juta pengguna pada tahun 2003. Kemudian kegiatan berinternet akan bertambah dua kali lipat setiap 100 hari, dan diperkirakan pada tahun 2005 sebanyak 1 milliar penduduk dunia akan tergabung dan terhubung satu sama lian melalui jaringan Internet.</p>
<p align="justify">Perkembangan penggunaan Internet di Indonesia tidak pula kalah mengesankannya dengan ramalan IDC tersebut. Angka statistik yang disajikan diatas cukup mengejutkan mengingat secara keseluruhan internet relatif baru dikenal oleh masyarakat Indonesia, bahkan pada tahun 1996 dimana masyarakat Indonesia umumnya baru saja mengenal internet, kurang dari sepersepuluh jumlah pengguna massa sekarang, dan frekuensi pemakaiannya pun cenderung rendah. Namun internet sebagai suatu variabel? di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan.</p>
<p align="justify">Kronologis tahun-tahun perkembangannya adalah sebagai berikut : Pada tahun 1995, Pusat Industri dan Perdagangan Lembaga Pengembangan Kewirausahaan Bina Mitra Sejahtera mendata bahwa ada sekitar 10.000 pengguna yang tersambung ke Internet, dan pada tahun 1997 angka itu menjadi 100.000. Kemudian menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia pada akhir tahun 2001 mencapai 2,4 juta orang. Meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan angka pada akhir tahun 200 sebesar 1,9 juta orang. Pengguna sebanyak 2,4 juta orang tersebut terdiri dari 550 ribu pengguna perumahan, 26 ribu pengguna perusahaan, 2000 sekolah dengan rata-rata 500 pengguna/siswa persekolah, 500 perguruan tinggi dengan rata-rata 1000 mahasiswa per kampus dan 2500 warnet dengan rata-rata 100 orang pelanggan perwarnet. (Ivn)</p>
<p align="justify">Sumber : <a href="http://www.anfidz.wordpress.com">www.anfidz.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.cjdw.net/website/internet/sekilas-perkembangan-internet-di-indonesia.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
